HY London · Panduan Platform

Purchasing

Sudah bisa dipakai

Data produk (SKU, isi paket, merk, lini), supplier, dan Purchase Order.

Untuk
Tim purchasing
Alamat
purchasing.hylondon.store
Buka Purchasing

Gambar di halaman ini adalah contoh tampilan yang disusun ulang dari panel aslinya. Semua kode, nama produk, supplier, dan angka di dalamnya rekaan.

Istilah

Brand
Unit bisnis: HY London, Skinseo, Sudut Cantik, Karir Bag. Setiap SKU milik satu brand. Daftar brand hanya diatur admin.
Merk
Merk produk pihak lain yang dijual di toko multi-merk (Sudut Cantik). Berbeda dengan brand. Produk HY London sendiri tidak perlu diisi merk.
Lini produk
Kelompok produk per brand, paling banyak 2 tingkat: lini utama lalu varian (contoh rekaan: SERUM → CERAH). Satu lini hanya untuk satu brand.
Kategori
Jenis barang (misalnya skincare, aksesoris). Dipakai untuk filter dan laporan.
Kode SKU
Kode yang dipakai tim di sheet dan label (kolom "SKU Sebelumnya"). Diisi manual, tidak dibuat otomatis, dan tidak boleh sama di brand mana pun.
HPP
Harga pokok per unit, dalam Rupiah penuh tanpa koma. Diisi untuk SKU Satuan. Paket rakitan dan Bundling menghitung HPP sendiri dari isinya.

Tiga tipe SKU

Tipe Artinya Punya isi? Bisa di-PO?
Satuan Barang satuan biasa. Punya stok sendiri, keluar apa adanya saat picking. Tidak Ya (satu-satunya)
Rakitan Dirakit fisik jadi 1 unit. Punya stok sendiri dan keluar apa adanya — isinya TIDAK ikut dikurangi saat terjual, karena barangnya sudah masuk ke paket saat dirakit. Ya, isinya Satuan Tidak
Bundling Cuma gabungan penjualan, tidak punya stok sendiri. Saat picking SKU ini DIPECAH dan yang berkurang adalah isinya. Ya, isinya Satuan atau Paket rakitan Tidak

Jangan mengisi Bundling dengan bahan mentah dari Paket rakitan. Masukkan Paket rakitannya, supaya stok tidak berkurang dua kali.

Dasbor

Halaman pertama setelah login. Filter Brand di atas berlaku untuk semua kartu yang datanya punya brand. Kartu bisa diklik dan langsung membuka daftar yang sudah tersaring.

Dasbor Purchasing: yang perlu dikerjakan ada di baris atas. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Perlu tindakan 1 : antrean dari sheet yang belum diputuskan, status sinkron terakhir (Jalan, Terlambat, Gagal, atau Mati), PO yang masih draft, dan PO 90 hari terakhir yang belum punya supplier.
  2. Kelengkapan data master 2 : jumlah SKU aktif yang lini, kategori, merk (khusus Sudut Cantik), atau HPP-nya masih kosong. Klik kartunya untuk membuka daftar SKU yang perlu dilengkapi. Lini hanya dihitung untuk brand yang memakainya.
  3. Ringkasan 3 : grafik nilai PO per bulan, 5 supplier terbesar 3 bulan terakhir, PO terbaru, dan jumlah SKU aktif per brand dan tipe.

SKU

Menu Produk → SKU. Daftar semua produk lintas brand. Yang tampil pertama kali hanya SKU aktif.

Daftar SKU dengan filter dasar dan “Filter lainnya”. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Filter dasar 1 : Brand, Tipe, Kategori. Langsung berlaku tanpa tombol Terapkan.
  2. Filter lainnya 2 : klik untuk membuka Merk, Lini, Status (Aktif / Nonaktif / Semua), dan filter data kosong (Lini kosong, Kategori kosong, Merk kosong, HPP kosong (Satuan)). Dipakai untuk merapikan data. Posisi buka/tutupnya diingat browser.
  3. Tabel 3 : klik judul Kode, Nama, atau HPP untuk mengurutkan. Klik kode untuk menyalinnya. Kolom Kode sheet dan Diubah tersembunyi dan bisa dimunculkan lewat ikon kolom di atas tabel. HPP Paket rakitan dan Bundling dihitung dari isinya.
  4. Isi massal 4 : mengisi lini, merk, atau kategori banyak SKU sekaligus. Lihat Isi massal.
  5. Tambah SKU 5 : membuka form SKU baru (di bawah). Klik baris SKU untuk mengubahnya.

Cari cepat dari halaman mana pun: tekan Ctrl + K, lalu ketik kode, nama, atau kode sheet SKU.

Tambah atau ubah SKU

Form SKU baru. Bagian “Isi paket” hanya muncul untuk Paket rakitan dan Bundling. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Identitas 1 : isi kode SKU persis seperti di sheet, pilih brand, lalu tulis nama. Kalau kode sudah dipakai SKU lain (di brand mana pun), form menolak.
  2. Tipe 2 : pilih Satuan, Paket rakitan, atau Bundling. Untuk Satuan, isi HPP dalam Rupiah penuh (boleh dikosongkan kalau belum tahu).
  3. Isi paket 3 : hanya untuk Paket rakitan dan Bundling, minimal satu isi. Pilih brand dulu, lalu cari isi dengan kode atau nama. Pilihan isi otomatis dibatasi: SKU aktif dari brand yang sama, dan tipe yang diizinkan.
  4. Klasifikasi 4 : lini (pilihan hanya dari brand yang sama), merk (untuk Sudut Cantik), kategori, dan status aktif. Bisa dilengkapi belakangan.
  5. Klik Buat. Kalau brand diganti setelah lini atau isi terisi, keduanya dikosongkan otomatis dan muncul pemberitahuan.

SKU tidak bisa dihapus. Matikan Aktif supaya hilang dari pilihan baru. Riwayatnya tetap utuh. Kalau SKU itu masih jadi isi bundle aktif, muncul peringatan berisi daftar bundle yang perlu dicek.

Brand terkunci? SKU yang terhubung resep (jadi bundle atau jadi isi) tidak bisa ganti brand sendirian, karena satu grup resep harus satu brand. Pemindahan seluruh grup hanya bisa dilakukan admin lewat tombol Pindah brand.

Isi paket & bundling

Setelah Paket rakitan atau Bundling tersimpan, isinya diatur di tabel Isi / resep di bawah form ubah SKU.

Tabel Isi / resep di halaman ubah SKU: HPP dihitung dari isi × qty. (contoh tampilan, data rekaan)
  • Tambah isi: pilih SKU isi dan qty. Satu SKU hanya sekali per resep; kalau perlu lebih, ubah qty-nya.
  • Keluarkan: menghapus baris dari resep. SKU isinya sendiri tidak terhapus.
  • HPP bundle tampil — kalau resep kosong atau ada isi yang belum punya HPP. Lengkapi HPP isinya.
SKU yang diisiBoleh berisi
Paket rakitanSatuan saja
BundlingSatuan atau Paket rakitan (bukan Bundling lain)
SatuanTidak punya isi

Isi massal

Untuk merapikan data lama: cari SKU dengan kata kunci, cek pratinjau, lalu isi lini, merk, atau kategori sekaligus. Tombol Isi massal ada di kanan atas daftar SKU.

Pop-up Isi massal: cari → pilih yang diisi → cek pratinjau → Simpan. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Cari SKU 1 : pilih satu brand, ketik kata kunci (minimal 2 huruf). Semua kata harus ada di nama atau kode. Pakai Kecuali untuk melewati kata tertentu.
  2. Yang diisi 2 : pilih lini, merk, dan/atau kategori. Yang dikosongkan tidak diubah. Biarkan Hanya isi yang masih kosong menyala supaya data yang sudah benar tidak tertimpa.
  3. Pratinjau 3 : cek jumlah SKU yang cocok dan yang akan berubah, beserta contohnya. Persempit kata kunci kalau hasilnya terlalu luas.
  4. Klik Simpan 4 . Maksimal 2.000 SKU sekali simpan. Semua perubahan tercatat.

Purchase Order

Menu Pembelian → Purchase Order. PO dibuat sebagai Draft, lalu dipesan ke supplier. Penerimaan barang belum ada di sini (nanti di modul Gudang).

StatusArtinyaBisa diubah?
Draft Masih disusun, belum dikirim ke supplier.Ya
Dipesan Sudah dipesan. Itemnya ikut ditempel ke sheet saat sinkron PO.Tidak, terkunci
Dibatalkan Dibatalkan, tidak bisa diaktifkan lagi.Tidak
Daftar PO, terbaru di atas. (contoh tampilan, data rekaan)

Membuat PO

Form PO: data PO di atas, item di bawah, total dihitung otomatis. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Data PO 1 : tanggal, supplier, dan gudang tujuan. Nomor PO dibuat otomatis saat disimpan, mengikuti bulan tanggal PO. Supplier belum ada? Tambahkan langsung dari tombol + di pilihan supplier.
  2. Item 2 : cari SKU dengan kode atau nama. Hanya SKU Satuan aktif yang bisa dipesan, boleh dari brand berbeda dalam satu PO. Harga otomatis terisi HPP SKU, ganti dengan harga beli dari supplier. Satu SKU hanya sekali per PO.
  3. Klik Buat 3 . PO tersimpan sebagai Draft dan masih bisa diubah.

Memesan atau membatalkan

Halaman lihat PO draft: tombol pesan, batalkan, dan ubah di kanan atas. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Pesan ke supplier 1 : muncul konfirmasi, lalu status jadi Dipesan dan isi PO terkunci. PO tanpa item tidak bisa dipesan.
  2. Batalkan PO 2 : bisa untuk Draft maupun Dipesan. Kalau itemnya sudah ada di sheet, barisnya tidak ikut terhapus di sheet; catat pembatalan secara manual di sheet.

PO yang sudah dipesan tidak bisa diubah. Kalau ada yang salah, batalkan lalu buat PO baru.

Supplier

Menu Pembelian → Supplier. Isi Nama, Kontak (nama atau nomor WA), dan Alamat.

  • Saat mengetik nama, form memberi tahu kalau ada supplier dengan nama mirip, supaya tidak dobel.
  • Supplier tidak dihapus. Matikan Aktif supaya hilang dari pilihan PO baru; PO lama tetap utuh.

Merk, kategori, dan lini produk

Daftar pilihan yang dipakai di form SKU. Semuanya ditambah dan diubah lewat pop-up di halaman masing-masing, dan tidak bisa dihapus: yang tidak dipakai lagi cukup dinonaktifkan.

Lini Produk (menu Produk)

Lini utama dan varian per brand, dengan jumlah SKU di tiap baris. (contoh tampilan, data rekaan)
  • Lini utama: isi Brand dan Nama, kosongkan Induk.
  • Varian: pilih lini utama di Induk. Maksimal 2 tingkat, jadi varian tidak bisa punya varian lagi.
  • # (urutan) mengatur posisi di daftar pilihan. Nama lini tidak boleh dobel dalam satu brand.
  • Lini yang sudah dipakai SKU atau punya varian tidak bisa pindah brand.
  • Filter Tingkat menampilkan hanya lini utama atau hanya varian.

Merk dan Kategori (menu Master Data)

MenuIsianCatatan
Merk Kode, Nama, Aktif Kode biasanya 2 huruf awal kode SKU Sudut Cantik. Setelah merk dipakai SKU, kodenya tidak bisa diubah.
Kategori Nama, Aktif Nama disimpan dalam huruf besar. Kategori baru juga bisa dibuat langsung dari pop-up Isi massal.

Kolom SKU di kedua daftar menunjukkan berapa SKU yang memakainya. Nonaktif = hilang dari pilihan input baru, SKU lama tetap.

Brand dan gudang tidak diatur di sini. Butuh brand atau gudang baru? Hubungi admin.

Sinkron sheet

Selama masa transisi, spreadsheet purchasing yang lama tetap dipakai. Platform dan sheet dicocokkan dua arah:

  • Dari platform ke sheet: SKU baru di platform ditempel ke tab SKU-web, item PO platform yang sudah dipesan ditempel ke tab Data. Hanya menambah baris, tidak pernah mengubah atau menghapus baris yang sudah ada.
  • Dari sheet ke platform: SKU atau PO yang ada di sheet tapi belum ada di platform masuk Antrean dari Sheet. Tidak ada yang masuk platform sebelum kamu terima.

Antrean dari Sheet

Menu Sinkron Sheet → Antrean dari Sheet. Angka di samping menu = jumlah yang menunggu. Yang tampil pertama kali hanya yang berstatus Menunggu.

Tiga jenis baris antrean: SKU baru, PO yang SKU-nya belum ada, dan PO yang siap diterima. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Terima SKU 1 : pop-up Terima SKU terisi dari sheet. Cek nama, pilih brand (keterangan di bawahnya menunjukkan tulisan brand di sheet), tipe, kategori, dan HPP, lalu klik Terima & buat SKU. Lini, merk, dan isi paket bisa dilengkapi nanti di halaman SKU.
  2. Tambah SKU (n) 2 : muncul kalau PO dari sheet memuat barang yang belum punya SKU di platform. Untuk tiap barang, isi kode SKU, cek brand dan HPP (terisi dari harga beli), lalu Simpan SKU. Setelah semua SKU dibuat, tombolnya berganti jadi Terima.
  3. Terima PO 3 : konfirmasi menampilkan rincian item. Klik Terima & buat PO; PO dibuat dengan status Dipesan. Kalau tombolnya abu-abu, arahkan kursor ke tombol untuk melihat yang harus diselesaikan dulu (juga tertulis di kolom Belum bisa diterima).
  4. Tolak 4 : untuk baris yang memang tidak perlu masuk platform (misalnya data uji atau salah ketik). Alasan boleh diisi. Baris yang ditolak tidak muncul lagi di sinkron berikutnya, dan sheet tidak diubah. Beberapa baris bisa ditolak sekaligus: centang lalu pilih Tolak terpilih.
Status antreanArtinya
Menunggu Belum diputuskan.
Diterima Sudah dibuat di platform.
Ditolak Sengaja tidak dimasukkan.
Batal Batal otomatis saat sinkron berikutnya: datanya ternyata sudah dibuat di platform, atau barisnya sudah tidak ada di sheet.

Riwayat Sinkron

Menu Sinkron Sheet → Riwayat Sinkron. Sinkron berjalan otomatis tiap 2 jam (kalau dinyalakan admin; tertulis "otomatis" di kolom Diminta). Tombol di sini untuk menjalankannya sekarang.

Riwayat putaran sinkron dan tombol untuk menjalankannya. (contoh tampilan, data rekaan)
  1. Sinkron SKU / Sinkron PO 1 : minta konfirmasi, lalu sinkron diantrikan dan berjalan dalam ±1 menit. Muat ulang halaman untuk melihat hasilnya. Hanya satu putaran per jenis yang bisa berjalan sekaligus.
  2. Lainnya → Pratinjau SKU / Pratinjau PO 2 : menjalankan pengecekan tanpa menempel apa pun ke sheet. Hasilnya bisa dilihat di riwayat (mode Pratinjau).
  3. Hasil 3 : ringkasan putaran, misalnya jumlah antrean baru dan baris yang ditempel ke sheet.
  4. Laporan 4 : unduh rincian per baris (CSV, bisa dibuka di Excel).

Tombol sinkron abu-abu dan tidak bisa diklik = sinkron jenis itu sedang dimatikan atau belum disiapkan. Arahkan kursor ke tombol untuk melihat alasannya, lalu hubungi admin.

Belum tersedia

Fitur berikut masih direncanakan. Sementara itu, pakai spreadsheet purchasing seperti biasa.

  • Cetak / ekspor PO ke dokumen untuk dikirim ke supplier.
  • Impor dan ekspor daftar SKU lewat file CSV (dengan pratinjau sebelum disimpan).
  • Penerimaan barang dan stok: nanti di modul Gudang.

Masalah umum

Pesan / gejalaPenyebab dan solusi
"Kode ini sudah dipakai SKU lain (kode unik lintas brand)." Kode SKU tidak boleh sama walaupun brand-nya berbeda. Cari kode itu dengan Ctrl + K; kalau ternyata barang yang sama, pakai SKU yang sudah ada.
"Lini harus milik brand yang sama dengan SKU." Pilih lini dari brand yang sama, atau buat dulu lini untuk brand itu di Lini Produk.
Kolom Brand di form SKU abu-abu, tertulis "Terhubung ke resep bundle" SKU ini jadi bundle atau jadi isi bundle, sehingga tidak bisa pindah brand sendirian. Hubungi admin untuk memindahkan seluruh grup resep.
"Bundling tidak boleh berisi Bundling lain …" / "Paket rakitan … hanya boleh berisi Satuan …" Lihat tabel di Isi paket & bundling. Isi juga harus aktif dan satu brand dengan paketnya.
SKU yang dicari tidak muncul di pilihan item PO Hanya SKU Satuan yang aktif bisa dipesan. Paket rakitan dan Bundling tidak bisa di-PO; pesan isinya.
"SKU ini sudah ada di PO — ubah qty-nya saja." Satu SKU hanya sekali per PO. Tambahkan qty di baris yang sudah ada.
PO tidak bisa diubah / tombol Ubah tidak ada Hanya PO Draft yang bisa diubah. PO yang sudah dipesan: batalkan, lalu buat PO baru.
"… belum punya item — tidak bisa dipesan." Tambahkan minimal satu item sebelum menekan Pesan ke supplier.
Tombol Sinkron abu-abu Sinkron sedang dimatikan atau belum disiapkan. Hubungi admin.
Tombol Terima di antrean abu-abu Baca kolom Belum bisa diterima. Biasanya data di sheet perlu dirapikan dulu, lalu jalankan sinkron lagi.
Menu Purchasing tidak bisa dibuka (Forbidden / 403) Akun belum diberi akses Purchasing. Hubungi admin.